" Ingatlah bahwa setiap hari dalam sejarah kehidupan kita ditulis dengan tinta yang tak dapat terhapus lagi " (Thomas Carlyle)

Rabu, 18 Juli 2012

Kajian Pendidikan - Pendidikan Islam dalam Keluarga

MI Nurul Hidayah Posted

Pendidikan Islam dalam Keluarga


A. Pengertian Pendidikan Islam
Menurut H.M Chalib Thoha pendidikan Islam adalah pendidikan yang falsafah dan tujuan serta teori-teori dibangun untuk melaksanakan  praktek pendidikan yang didasarkan nilai-nilai dasar Islam yang terkandung dalam al-Quran dan hadits Nabi.[1]
Menurut Prof. Dr. Oemar Muhammad At-Toumy Al-Syaebani, pendidikan Islam diartikan sebagai usaha merubah tingkah laku individu didalam kehidupan pribadinya atau kehidupan kemasyarakatannya dan kehidupan dalam alam sekitar melalui proses pendidikan.[2]
B. Tujuan Pendidikan Islam
Pendidikan Islam sebagai  suatu proses pengembangan potensi  kreatifitas peserta didik, bertujuan untuk mewujudkan manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Allah swt., cerdas, terampil, memiliki etos kerja yang tinggi, berbudi pekerti luhur, mandiri dan bertanggung jawab terhadap dirinya, bangsa dan negara serta agama. Proses itu sendiri sudah berlangsung sepanjang sejarah kehidupan manusia.[3]
Menurut Hasan Langgulung, tujuan pendidikan Islam adalah suatu istilah untuk mencari fadilah, kurikulum pendidikan Islam berintikan akhlak yang mulia dan mendidik jiwa manusia berkelakuan dalam hidupnya sesuai dengan sifat-sifat kemanusiaan yakni kedudukan yang mulia yang diberikan Allah SWT melebihi makhluk-makhluk lain dan dia diangkat sebagai khalifah.[4]
Senada dengan pendapat tersebut Abdurrahman An-Nahlawi berpendapat bahwa tujuan pendidikan Islam adalah merealisasikan penghambaan kepada Allah dalam kehidupan manusia baik secara individual maupun secara kelompok.[5]
Selanjutnya menurut pendapat Prof. H. Abuddin Nata, MA., bahwa tujuan pendidikan Islam memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
  1. Mengarahkan manusia agar menjadi khalifah Tuhan di muka bumi dengan sebaik-baiknya, yaitu melaksanakan tugas-tugas memakmurkan dan mengolah bumi sesuai dengan kehendak tuhan.
  2. Mengarahkan manusia agar seluruh pelaksanaan tugas kekhalifahannya di muka bumi dilaksanakan dalam rangka beribadah kepada Allah SWT, sehingga tugas tersebut terasa ringan dilaksanakan.
  3. Mengarahkan manusia agar berakhlak mulia, sehingga ia tidak menyalahgunakan fungsi  kekhalifahannya.
  4. Membina dan mengarahkan potensi akal, jiwa dan jasmaninya, sehingga ia memiliki ilmu, akhlak, dan keterampilan yang semua ini dapat digunakan guna mendukung tugas pengabdian dan kekhalifahannya.
  5. Mengarahkan manusia agar dapat mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat.
Apabila perumusan tersebut dikaitkan dengan ayat-ayat al-Quran dan Hadits maka tujuan pendidikan Islam adalah sebagai berikut:
  1. Tujuan pertama adalah menumbuhkan dan mengembangkan ketakwaan kepada Allah SWT.
  2. Tujuan pendidikan Islam adalah menumbuhkan sikap dan jiwa yang selalu beribadah kepada Allah SWT.
  3. Tujuan pendidikan Islam adalah membina dan memupuk akhlakul karimah.
C. Tanggung Jawab Orang Tua dalam Pendidikan Islam
Rumah keluarga muslim adalah benteng utama tempat anak-anak dibesarkan melalui pendidikan Islam. Yang dimaksud dengan keluarga muslim adalah keluarga yang mendasarkan aktivitasnya pada pembentukan keluarga yang sesuai dengan syariat Islam, menurut Abdurrahman An-Nahlawi, tujuan terpenting dari pembentukan keluarga adalah sebagai berikut:
  1. Mendirikan syariat Allah dalam segala permasalahan rumah tangga.
  2. Mewujudkan ketenteraman dan ketenangan psikologi.
  3. Mewujudkan sunnah Rasul dengan melahirkan anak-anak saleh sehingga Rasul merasa bangga dengan kehadiran kita.
  4. Memenuhi kebutuhan cinta kasih anak.
  5. Menjaga fitrah anak agar tidak melakukan peyimpangan-penyimpangan.
Dalam pandangan Islam, anak adalah amanat yang dibebankan oleh Allah SWT kepada orang tuanya. Oleh karena itu, harus menjaga, memelihara, dan mendidik serta menyampaikan amanah itu kepada yang berhak menerimanya. Karena manusia adalah milik Allah SWT mereka harus mengantarkan anaknya untuk mengenal dan menghadapkan diri kepada Allah SWT.
Dalam kaitan ini pula menurut Abdurahman An-Nahlawi orang tua pendidik berkewajiban melakukan dua langkah yaitu:
  1. Membiasakan anak untuk mengingat kebesaran dan nikmat Allah, serta semangat mencari dalil dalam mengesakan Allah SWT melalui tanda kebesaran-Nya.
  2. Membiasakan anak-anak unttuk mewaspadai penyimpangan- penyimpangan yang kerap membiasakan dampak negatif terhadap diri anak.
D. Aspek-aspek Pendidikan Islam dalam Keluarga
Sebagai realisasi tanggung jawab orang tua dalam mendidik anak, ada beberapa aspek yang sangat penting untuk diperhatikan orang tua, yaitu:
  1. Pendidikan ibadah,
  2. Pokok-pokok ajaran Islam dan membaca Al-Quran,
  3. Pendidikan akhlakul karimah,dan
  4. Pendidikan akidah Islamiyah.
lihat sumbernya disini gan

0 komentar :

Poskan Komentar